Rabu, 23 Mei 2012

RAHASIA BELAJAR BAHASA INGGRIS (PART II)


MODUL RAHASIA BELAJAR BAHASA INGGRIS INI TERDIRI DARI 15 PART. (Mulailah dari Part I agar tidak Pusing!)

Part II
English is Unique

Bahasa Inggris adalah bahasa yang unik, nyleneh dan semau gue – menurut saya begitu. Itulah sebabnya bakal patah arang jika anda belajar Bahasa Inggris dimulai dari peraturan-peraturan Grammar, karena ternyata peraturan dalam Bahasa Inggris pun tidak ada yang konsisten. Ini adalah beberapa keunikan Bahasa Inggris itu sendiri.

II.A Bahasa Inggris adalah bahasa konteks

Bahasa Inggris adalah bahasa konteks atau contextual language. Maksudnya bahwa setiap kata bisa diartikan dengan tepat apabila sudah berada dalam sebuah kalimat, contoh mudah amati kata THAT dalam kalimat berikut

That is my mother                  : that berarti itu
I know that you are tired        : that berarti bahwa
She was so angry that she cried : that berarti sehingga

Berarti apa arti kata ‘that’ itu sendiri? Give me the sentence – begitulah yang diucapkan oleh seorang native teacher yang pernah saya dengarkan.

Waktu itu saya penasaran ingin buktikan bahwa Bahasa Inggris memang bahasa konteks. Saya Tanya pada dia dalam Bahasa Inggris tentunya, “Sir,apa artinya [si] ...?” jawab dia spontan, “give me the sentence !! ..”

Itulah sebabnya sia-sia sekali jika anda membuang duit membeli kamus elektronik segala, karena arti kata Bahasa Inggris bisa diliat dari konteksnya. Pada bab selanjutnya akan saya paparkan bagaimana mensiasati keunikan ini.

II.B Tidak konsisten antara huruf dan bunyi

Beruntunglah kita dilahirkan di Indonesia, tanah air yang Gemah Ripah loh Jinawi Tata Tentrem Jaja Miharja ..hehe.. just kidding. Anda masih ingat saat masih duduk di bangku sekolah dasar? Kelas I SD saat kita belajar membaca, bukan?

Bahasa Indonesia memiliki konsistensi antara huruf dengan bunyi, dan hal itu memudahkan kita saat pertama kali belajar membaca. Lain halnya dengan Bahasa Inggris, bahasa ini memang benar-benar semau gue .. coba lihat suasana dalam kelas berikut ini

Guru      : Anak-anak coba lihat huruf ini, apa ini ?? > U
Siswa    : ???
Guru      : Ayo monyongkan bibir bulat kedepan ucapkan “uuuuu.....’
Siswa    : ..uuu ....uuuu ....

Wah mudah sekali guru SD di Indonesia dalam mengajarkan membaca kepada siswanya.

Sayangnya situasi diatas tidak akan pernah terjadi di Inggris atau Amerika. Kenapa demikian? ya itu – karena bahasa Inggris pengucapannya semau gue. Amati huruf U pada kata-kata berikut dan bunyikan

• put
• cut
• burn
• tune
• building

Baik..sekarang kita masuk pada huruf A. Bunyikanlah huruf tersebut pada kata-kata berikut ini

• car
• man
• fate
• village
• small

Jadi bagaimana RUMUS membacanya? STOP !! .. mulai sekarang mohon anda tidak perlu lagi menyebut kata rumus. Karena memang bahasa Inggris itu semau gue, tidak ada rumus yang bisa dipercaya!! .. ibarat janji2 yang diucapkan seorang pria di malam Minggu – begitulah Bahasa Inggris. Hehee ...

Tidak ada RUMUS apapun yang bisa dipercaya dalam Bahasa Inggris !!

II.C Tidak konsisten dalam Peraturan

Tahukah anda bahwa tidak ada bahasa yang paling unik dan semau gue kecuali Bahasa Inggris? Ini serius lho, kalau saja anda tahu betapa bahasa ini memang benar-benar nyleneh sendiri mungkin anda akan semakin mantap untuk tidak merasa takut salah saat berbicara . Baik mari kita langsung lihat contoh kalimat klasik dibawah ini, salah atau benar menurut anda

But she don’t care

Saya yakin anda langsung berteriak lantang SUAALAAH !! .. harusnya ‘she doesn’t care’ .. Anda berhak mengatakan begitu, tapi tahukah anda bahwa kalimat tersebut merupakan cuplikan dari salah satu lagu The Beatles ?? banyak sekali kalimat-kalimat dalam lagu mereka yang kalau dilihat dengan kacamata Grammar dianggap salah

She done me good
Yes, she do me

Kalau begitu apakah sebaiknya The Beatles belajar grammar dulu? atau mengikuti kursus bahasa Inggris, atau beranikah saya sebagai guru bahasa Inggris memberikan nilai bahasa Inggris mereka 5. Weleh-weleh, bahasa bukanlah matematika. Bahasa hanyalah alat komunikasi. Yang penting anda mengerti, saya mengerti. Selesai !! .

Tidak ada istilah SALAH dalam bahasa, yang ada hanya LAZIM dan TIDAK LAZIM.

Mau contoh lain? baik coba anda amati kalimat-kalimat dibawah ini

They know I
I love she too

Saya yakin siswa kelas I SMP pun sudah bisa menjawab dengan mantap bahwa kalimat tersebut salah. Tapi tahukah anda di sebagian wilayah di Essex, Britania Raya – penduduk disana tidak mengenal yang kita sebut dengan objective pronouns seperti : me, her, him, them, dll.

Itulah sebabnya mereka dengan relax mengatakan sebagaimana 2 (dua) contoh kalimat diatas. Mereka salah? No .. kembali camkan baik-baik dari sekarang bahwa tidak ada istilah salah dalam bahasa, yang ada hanya lazim dan tidak lazim. Kalimat diatas mungkin dianggap tidak lazim jika diucapkan di London, tapi lazim jika diucapkan di wilayah tersebut.

Apakah masih ada contoh lainnya? tentu saja banyak. Saya jujur katakan pada anda bahwa Grammar mempunyai aliran-aliran, dan setiap aliran mempunyai kaidah yang tidak serupa. Sekarang kita lanjut pada perbedaan kaidah grammar antar aliran  Grammar itu sendiri. Amati contoh soal berikut

Jane is a nurse. The nurse is ____________
a. He                              b. She                        c. Him
d. Her                            e. His

Jika anda memilih jawaban (B) maka anda mengikuti aliran Transformative-Generative Grammar (TG Grammar) yang di susun oleh Noam Chomsky, seorang matematikawan yang masuk kedalam bidang pengajaran bahasa. Bahasa dibuat seperti matematika, ada kalimat positive ada kalimat negative

Chomsky mengatakan bahwa TOBE serupa dengan simbol sama dengan ( = ). contoh nya

3 + 1 = 4
4 = 3 + 1

Itulah sebabnya pada kalimat > Jane (she) is a nurse. The nurse is she. Itulah jawaban yang benar menurut Chomsky. Tapi bukankah dalam bicara, orang lebih sering mengatakan The nurse is her? yah begitulah resiko kalau anda mau jadi pendekar Grammar – otak atik rumus akhir nya nggak pernah praktek ngomong – tiba2 masuk tahun 2012 aja. Kiamat !! .. hehe, just kidding

Aliran grammar lainnya seperti Case Grammar, Descriptive Grammar, Prescriptive Grammar, dsb. Jangan kaget kalau anda membaca buku grammar yang ini mengatakan tenses ada 12, yang lainnya mengatakan ada 16. Yang ini menyebutnya The Present Progressive sedangkan buku itu menyebutnya The Present Continuous.

Yang benar yang mana? Tentu yang benar adalah mereka yang tidak fokus pada Grammar.

Yang benar adalah yang belajar bahasa Inggris langsung ke sasaran, membentuk 4 skill !! Dan back to basic, bahwa hakikat bahasa hanyalah sekedar ALAT KOMUNIKASI.



………………TO BE CONTINUED …………………….

Selasa, 22 Mei 2012

RAHASIA BELAJAR BAHASA INGGRIS (PART I)


MODUL RAHASIA BELAJAR BAHASA INGGRIS INI TERDIRI DARI 15 PART.
PART I
What is English?

Sebelum saya membeberkan kepada anda trick-trick untuk menguasai Bahasa Inggris, tentu saja saya perlu memberikan pemahaman pada anda ‘apa sebetulnya Bahasa Inggris itu’. Selama ini orang salah paham tentang Bahasa Inggris sehingga mereka keliru dalam memperlakukannya.

Bahasa Inggris memang mempunyai karakter yang unik, yang anda perlu mengenalnya – dengan mengenal keunikan tersebut anda akan mengetahui bagaimana tricknya untuk menguasai bahasa tersebut dengan cara yang mudah, yang selama ini belum pernah terpikirkan oleh anda. Baik sebelum saya beberkan pada anda apa itu Bahasa Inggris – kita mundur selangkah ke belakang untuk mengingatkan kepada anda “apa itu Bahasa”

I.A What is Language

“ ..language is a means of communication” bahasa adalah alat komunikasi. Coba anda rasakan benar-benar kalimat tersebut. Lupakan semua pemahaman tentang bahasa yang telah anda miliki selama ini. Ya, bahasa hanyalah alat komunikasi.

Kenapa bahasa itu diperlukan sebagai alat? apakah benar bahwa tanpa alat tersebut (bahasa) manusia tidak bisa berkomunikasi? Baiklah ......

Dalam pergaulan sehari-hari manusia yang pada hakikatnya adalah makhluk sosial saling berkomunikasi yang intinya yaitu untuk menyampaikan Pikiran (thought), Perasaan (feeling) dan Kebutuhan (needs).

Anda sakit perut, dan anda ingin agar ibu anda tahu bahwa anda sedang sakit perut. Bisakah anda menyampaikan hal ini tanpa bahasa? bisa .. betul anda bisa menyampaikannya, cukup anda pegang perut anda, sambil meringis-ringis maka ibu anda paham bahwa anda sakit perut.

Tapi bagaimana jika anda ingin mengatakan ‘temannya bapak pacar saya cacingan” .. Nah disini anda mulai pusing bagaimana cara menyampaikan pikiran (thought) anda tanpa alat bahasa. Bagaimana coba, bisa nggak???

Kalau begitu orang mempelajari bahasa pada hakikatnya hanya suatu usaha untuk memiliki dan mampu menggunakan ALAT tersebut saja? betul, .. tidak lebih karena itu jangan dilebih-lebihkan dan tidak kurang karenanya jangan dikurang-kurangi.

Saat ini anda akan memulai mempelajari Bahasa Inggris, tujuan akhirnya ya sederhana saja yaitu bahwa anda mampu menggunakan Bahasa Inggris untuk menyampaikan Pikiran (thought), Perasaan (Feeling) dan Kebutuhan (needs), selesai.

Tapi saya harus cerdas dong? .. halah, kalau untuk bisa bahasa Inggris harus cerdas mana mungkin orang gila di London bisa berbicara dalam Bahasa Inggris. Pakai celana saja terbalik, boro-boro cerdas.

Seorang bayi laki-laki usia 10 bulan, anggap saja namanya Fahrul sedang duduk di kereta bayi bersama emaknya. Tiba-tiba melintaslah seorang tukang balon.

Fahrul melihat balon itu dan ia merasakan indah, lalu timbul keinginan untuk memiliki balon tersebut. Perasaan dan kebutuhan tersebut berkecamuk dalam dirinya, ia ingin menyampaikan perasaan dan kebutuhan tersebut kepada mamanya, dia membutuhkan alat yaitu bahasa – tapi saat itu dia belum punya. Terus bagaimana? ..ya tidak ada cara lain kecuali dia pake alat pamungkas yaitu MENANGIS – Fahrul langsung menangis keras sambil menunjuk tukang balon ..ups maaf, menunjuk balon tersebut. Betul, menangis adalah alat komunikasi seorang bayi.

Seminggu berlalu ... Fahrul kini memiliki kata pertama yaitu EMAK Minggu kedua .. Fahrul memiliki kata berikutnya yaitu BALON.

Pada suatu sore ketika tengah belajar berjalan dengan emaknya, melintaslah kembali seorang tukang balon yang sama. Apakah Fahrul masih perlu berkomunikasi dengan “menangis” ?? No way, dia sekarang sudah memiliki alat untuk mengkomunikasi kan hal tersebut yaitu Bahasa.

Dengan santai, Fahrul menunjuk balon sambil berkata, “emak ..balon ..balon ..” Begitu mudah, begitu santai, tanpa perlu mengeluarkan tenaga, tanpa perlu mengeluarkan air mata. Fahrul dapat menyampaikan perasaan (feeling) dan kebutuhannya (needs) dengan menggunakan Bahasa.

P.S
Seharusnya begitulah anda belajar Bahasa Inggris, dari awal anda gunakan seperti halnya si Fahrul – padahal baru 2 (dua) kata tapi langsung digunakan sebagaimana fungsinya.

Coba kita hening sejenak yuk ..saya minta anda hening sehening mungkin, dan bertanya kepada diri anda sendiri

“ ...sudah berapa kata Bahasa Inggris kah yang anda milliki saat membaca modul ini? hanya 2 (dua) kata kah seperti si Fahrul Syatir? ...”

Jawab dengan jujur? saya yakin jawaban Anda sebagian besar lebih dari 30 kata. Lantas kenapa tidak anda gunakan sejak dini? bukankah bahasa adalah alat – kenapa anda tidak gunakan semestinya yaitu sebagai alat komunikasi. Malu dong sama Fahrul ...hehe

Atau mungkin anda ingin membela diri dengan mengatakan, “begini Mr. Britishicca, saya seorang pemain valas, dan saya hanya akan mengeluarkannya saat harga naik? ..oh saya memang sengaja mendeposito kan semua kata-kata tersebut.

Sudahlah, akui saja KESALAHAN TERBESAR yang dimiliki oleh hampir semua orang yang belajar Bahasa Inggris yaitu “..tidak menggunakan nya sebagai alat ...”

Cara orang berkomunikasi melalui beberapa media yaitu bicara (speaking), ada yang bicara tentu ada yang mendengar (listening), setelah ditemukannya tulisan maka orang berkomunikasi dengan menggunakan bahasa tulisan (writing), dan tentu saja ada yang membaca (reading)

Listening, Speaking, Reading dan Writing -> inilah yang disebut dengan 4 keterampilan bahasa atau 4 skills of language. Maksudnya apa? Maksudnya tujuan orang belajar bahasa adalah menguasai 4 keterampilan ini yaitu :

Listening
Jika anda sudah bisa mendengar dan memahami pembicaraan orang

Speaking
Jika anda sudah memiliki kemampuan untuk menyampaikan semua bentuk pikiran, perasaan dan kebutuhan anda secara lisan

Reading
Jika anda sudah memiliki kemampuan untuk memahami bacaan

Writing
Jika anda sudah mampu untuk menyampaikan pikiran, perasaan atau kebu tuhan anda dalam bentuk bahasa tertulis

Grammar?? .. itu bukan tujuan orang belajar bahasa, sayang. Karena itu sangatlah meleset jika anda belajar bahasa Inggris dengan tujuan Grammar. Lalu mulailah anda menghapal rumus-rumus Grammar ini dan itu, akhirnya malah puyeng – darah tinggi kumat, tiap hari marah-marah di rumah tanpa sebab. Okey, baik kita lanjutkan yah

“ ..Language is a set of skills ..” maksudnya bahwa bahasa adalah seperangkat keterampilan.

Maksudnya apa nih? okey .. pertama anda harus pahami antara “Pengetahuan” dan “Keterampilan” samakah mereka?

Tentu anda setuju bahwa mereka tidak sama. Dalam psikologi pengetahuan itu masuk dalam ranah cognitive (cognitive domain). Pelajaran semasa kita SMP seperti Geografi, Ilmu Bumi itu sifatnya cognitive – gampang nya hapalan.

Keterampilan masuk dalam ranah motoric atau gerak. Pelajaran seperti Mengetik, Berenang, Pencak Silat semuanya masuk dalam ranah motoric (motoric domain).

Artinya untuk menguasai nya anda WAJIB gerak. Kalau nggak mau bergerak ya nggak akan bisa. Apalagi yang disebut keterampilan itu apabila sudah dapat kita lakukan secara otomatis tanpa berpikir (automatically without thinking).

Apa rumus nya agar naik sepeda nggak jatuh?
Apa rumus nya biar mengapung saat berenang?

Tidak ada rumus apapun yang perlu ada hapal untuk dapat melakukan hal tersebut diatas. Yang diperlukan hanya 1 (satu) langkah sederhana yaitu

• Praktek .. Praktek .. Praktek
• Gerak ...Gerak ...Gerak ...

Sederhana sekali bukan? penyakitnya juga sebetulnya sederhana

• Males ...males.... males
• Takut salah ...takut salah ...takut salah

Kemarin saya kayanya baca deh sebuah iklan berbahasa Inggris di pasang di Tribun Timur, yang kira2 artinya begini

Dicari seorang guru private Renang, untuk mengajarkan private renang kepada seorang syekh multimilyarder di Yaman. Cantumkan berapa gaji yang diminta – berapa pun akan dikabulkan oleh Syekh. Yang penting berhasil – dan ngomong2 syekh nggak akan berani terjun kedalam air sebelum mahir berenang, takut penyakit ayannya kumat.

Profesional !! .. saya mengundang anda untuk menerapkan semua metode serta teknik tercanggih anda untuk membuat syekh mampu berenang. Sekali lagi ingat, syekh tidak akan mau menyentuh air sebelum bisa berenang.

Regards,
Abunawar

Hehe..Anda berminat melamar? mungkin anda langsung menggerutu n maki-maki “ .. bahlul nih syekh. Gimana bisa belajar renang kalo ga mau nyebur, berenang kan keterampilan – motoric domain ya harus gerak langsung, harus praktek langsung. Masa praktek nya di kasur, mana mintanya langsung belajar gaya kupu2 duluan ...haduuh – masa Cuma tengkurep di kasur bari ndut2an ....”

Betul, apapun yang sifatnya skill adalah motoric, dan apapun yang sifatnya motoric tidak ada cara lain kecuali langsung gerak ..gerak ..praktek ...praktek

Sebuah Iklan di Fajar:


Siapa lagi yang ingin Mampu mengalahkan 20 Orang
hanya dengan 1 langkah Cerdik atau Saya keluarkan
Rp. 500.000,- langsung dari Dompet saya ..
Gratis !! ..Belajar KungFu metode terbaru dari Jet Lee


Halah, Gratis ?!! .. hajar bleh. Wusss...cepat sekali respon netter saat melihat iklan tersebut. Belum ada setengah hari pendaftaran sudah ditutup, ada 200 orang pendaftar saat ditutup jam 11 siang.

Pertemuan 01

Pada hari belajar yang ditentukan berdatanganlah 200 orang pecinta gratisan tersebut dan kumpul di lapangan. Setelah menunggu 3 jam lamanya – waktu itu ngga ada yang berani protes semua diem aja, takut dimarahin sama Jet Lee, “udah gratis, bawel lage !! ...”

Jet Lee    : Ayo kalian-kalian !!, semua masuk kedalam ruangan kelas ini

(Sibuk sekali para peserta di lapangan itu ada yang cepat2 lepas dasi buka kemeja ganti baju karate, ada cewe yang buru2 lepas rok panjang mau ganti celana silat komprang bekas punya bapa nya)

Jet Lee    : Ga usah ganti pakean segala. Enjoy aja, ayo masuk pada duduk yang tertib di meja kalian !!

(dalam waktu singkat duduklah semua peserta didalam ruangan kelas, 1 meja berdua seperti biasanya mereka belajar dalam kelas, ada papan tulis nya juga lho. Berisik sekali suasana kelas. Tak lama masuklah sang guru)

Jet Lee    : Ehem .. Ehem !! ..

(peserta langsung hening ...)

Jet Lee    : Coba 1 orang cowo maju, bagikan buku2 ini .. tiap orang satu buku ya!!
Peserta    : Siap boz !! .. tapi Gratis kan ??? ..makasih boz!

(tak lama kemudian ..)

Jet Lee    : Buka halaman 1, hari ini kita akan membahas Bab I Pengantar Kungfu disitu saya akan jelaskan apa itu Kung fu, sejarah kungfu dan perkem ngan Kung Fu dari jaman ke jaman

(mulailah Jet Lee ceramah, menerangkan kepada peserta Bab I tersebut. Hampir lebih dari 120 menit lamanya)

Jet Lee    : Baik, sekarang kalian kerjakan Latihan 1 s/d 15 yang ada di halaman 9. Disitu ada Pilihan Ganda, Essay .. jangan ada yang nyontek ya !! ,,kecuali kepepet !!

(baru 20 menit tiba-tiba .. kloneng 3x .. bel kelas berbunyi !!)

Jet Lee    : Ya .. kumpulkan !! ..waktu kalian sudah habis !! ...Datang kembali perte muan berikutnya yah. Total ada 32 pertemuan Gratis buat kalian !!
Peserta    : Pake seragam ga boz??
Jet Lee    : Sape yang nyuruh ??!!!...hah!! ...criwis lu pade !!

(peserta tersebut langsung ngeloyor pergi ..dan semua peserta pulang)

Pertemuan 02

Jet Lee    : Baik, sekarang buka Bab II yaitu “Rumus-rumus Pukulan”. Kalian bawa kalkulator kan??

(mulailah Jet Lee menerangkan jenis-jenis pukulan, ada pukulan lurus, pukulan bengkok keatas, ada pukulan bengkok kekiri, bagaimana menghitungkan efek pukulan melalui kecepatan berbanding ini dan itu ..weleh, peserta hening, buka kalkulator mengerjakan latihan-latihan tentang pukulan. Mau protes ga ada yang berani, takut dibilang “udah gratis, pake protes segala” ..

Jet Lee    : Ya!! .waktu kalian sudah habis. Kalian telah mengetahui rumus-rumus pukulan, besok kita akan membahasa Rumus-rumus Tendangan

Pertemuan 03      : (Pelajaran tentang RumusTendangan)

Pertemuan 04      : (Pelajaran tentang RumusTangkisan)

Pertemuan 32      : (Pelajaran pamungkas tentang 1 (satu) Langkah Cerdik yaitu Jurus 1000 Langkah Dewa alias Jurus Dewa Kabur)

Jet Lee    : Peserta yang saya cintai. Hari ini saya akan menobatkan 200 orang pendekar seni kungfu modern. Jangan sombong !! ..Ingat itu !! . Jangan sekali-kali gunakan jurus pamungkas – kecuali jika sudah tidak ada jalan lain !! ..
Peserta    : Siap guruu !! ...tabik guruu !! ..

(Peserta pada terheran-heran?? lah?? ..kok udahan, dari awal ga pernah ke lapangan?? ..kapan prakteknya?? ya udahlah GRATIS ini, anggap aja itung-itung ngejemur badan n ngabisin umur)

Benarkah 200 Peserta itu kini sudah menguasai Kung Fu? Jika jawaban nya TIDAK ..
Mengapa Demikian ??

Benar sekali !!

Tak satupun dari 200 orang peserta itu yang MENGUSAI KUNG FU. Mereka hanya memiliki
PENGETAHUAN tentang Kung Fu itu saja – bukan menguasai Kung Fu itu sendiri

Berarti sama saja GAGAL dong? betuull ... kenapa gagal? karena mereka tidak praktek kan. Kenapa harus dipraktekkan? karena Kung Fu adalah SKILL – Kung Fu adalah ketrampilan yang termasuk dalam motoric domain, motoric artinya gerak – berarti tidak ada cara lain untuk menguasai Kung Fu kecuali langsung praktek – langsung gerak Wah lancar sekali anda menjawab nya. Mantap !!

I.B What is English


Nah sekarang kembali anda hening kembali. Dalam buku SuperLearning2000 dikatakan bahwa otak anda akan lebih cepat menyerap hal yang baru jika jiwa anda dalam keadaan hening. Okey hening kembali sekarang, dan tanyakan pada diri anda

“ ... Bahasa Inggris itu termasuk Pengetahuan (knowledge) ataukah Ketrampilan (skill) ..??”

Benaaar !! ....Yess !! ...Bahasa Inggris termasuk dalam kategori SKILL atau ketrampilan. Bahkan ada 4 (empat) ketrampilan yang harus anda kuasai dalam bahasa Inggris yaitu Listening, Speaking, Reading, Writing !!

Jadi untuk menguasai semua nya tidak ada cara lain kecuali langsung gerak – langsung praktek

Fahrul            : “ ..Mr. Asrul, saya ingin memiliki kemampuan berbicara”
Mr. Asrul       : “ ..ya ayo, kita langsung gerak – langsung praktek – langsung bicara”
Wardie          : “ .. Mr. Asrul , saya ingin mampu membaca textbook bahasa Inggris
Mr. Asrul       : “ ..okey, ayo langsung kita praktek, langsung kita membaca ...”
Umar             : “ ..Sir, saya ingin mampu menikmati film dalam Bahasa Inggris”
Mr. Asrul       : “ ..no problemo, ayo kita langsung praktek – kita langsung menyimak
Icca'               : “ ..  Mr. Asrul  saya ingin lancar bicara, tapi males banget rasanya 
                         prakteknya, gimana jadi nya dong?
Mr. Asrul       : “ ...mendingan ikut acara MIMPI KALI YEE ..

Perhatian :

Tidak ada yang cara lain apapun – tidak ada langkah cerdik apapun yang bisa mensiasati penguasaan skill berbahasa Inggris kecuali anda sendiri yang menebusnya. Dengan bersusah payah, gerak ..dan gerak ..praktek dan praktek. No other way !!

I.C Kesalahan Terbesar

Sampai sini anda sudah memahami apa itu hakikat bahasa, apa itu hakikat Bahasa Inggris, apa perbedaan antara pengetahuan dan ketrampilan, apa saja yang disebut dengan 4 (empat) keterampilan bahasa, dan cara belajar bahasa dengan benar. Inilah beberapa kesalahan terbesar orang dalam belajar Bahasa Inggris

1. Menganggap bahwa bahasa adalah pengetahuan

Dengan anggapan tersebut mereka berlomba-lomba menghapal rumus-rumus grammar, mengerjakan latihan demi latihan, sehingga belajar bahasa seperti belajar matematika full dengan rumus dan rule-rule yang membosankan. Diakhiri dengan bosen, jenuh, bête akhirnya patah arang dengan Bahasa Inggris. Ini karena yang dipelajari bukan Bahasa Inggris itu sendiri tapi hanya PENGETAHUAN tentang Bahasa Inggris

2. Tidak memperlakukan bahasa sebagaimana mestinya

Hakikat bahasa adalah ALAT komunikasi. Sejak dini, perlakukan bahasa sebagaimana mestinya yaitu gunakan langsung sebagai alat, praktekkan langsung – anda berlatih langsung menggunakan alat itu untuk berkomunikasi

3. Skill bisa terbentuk hanya dengan 1 langkah Cerdik

Tidak ada langkah cerdik apapun untuk menguasai skill – kecuali anda langsung yang menebusnya dengan bersusah payah. Langsung gerak, langsung praktek dengan penuh senang hati, sampai skill itu terbentuk secara otomatis dalam diri anda

Masih ingatkan saat pertama kali anda belajar naik sepeda?

Anda tidak menjadwalkannya seminggu 2x bukan? anda tidak menjadwalkannya 1x praktek cukup 90 menit bukan? yang ada saat itu hanya sepeda ..sepeda ..disekolah ingat sepeda ..lagi makan pengin buru-buru pegang sepeda ..sepeda ..praktek ..praktek ..penuh rasa cinta, tanpa kenal lelah. Hasilnya? ..memuaskan bukan, dalam waktu singkat anda sudah menguasai skill tersebut

4. Takut salah – dan memegang prinsip Silence is Golden

Biasanya kesalahan no. 4 ini ada kaitannya dengan no.1. Mereka yang menganggap bahwa bahasa itu pengetahuan, full rumus-rumus, akhirnya takut salah. Mau mengatakan sebuah kalimat sederhana seperti “saya akan pergi sekarang” ..setengah mati hati-hati nya, dilihatnya ada kata AKAN berarti Future, tapi ada kata SEKARANG berarti Present. Jadi gimana? lalu etang etung tai lutung lah orang tersebut dengan rumus-rumus yang akhirnya menyerimpet diri mereka sendiri. Akhirya diem, ..mhhh... Silence is Golden

Padahal kalau mereka tahu, bahwa bahasa yang paling seenak wudel nya itu ya Bahasa Inggris. Bahasa Inggris memang unik n semau gue……



………………TO BE CONTINUED …………………….


Useful Classroom Expressions




The more you give, the more you receive.

Speak properly, and in as few words as you can,
but always plainly; for the end of speech
is not ostentation, but to be understood.
Britishicca, founder of British Inside
 



All the expressions we’ve gathered here may be used with younger or older children and have been divided into categories according to context, so that you pick and choose according to your needs.

➜ Beginning the class

Build up a set of routines at the beginning of the class. Students will grasp this language very easily.

Ø     Hello! Hi! Good morning! Good afternoon!

Ø  Take off your jackets, please. Close the door, please. Write the date on the board, please.

Ø  Take out your books, please. Give out the books, please. Fatimah, share your book with Adriani, please.

Ø  Exercise one at the top of page three. Activity two at the bottom of page three. Which exercise are we doing?

Ø  Work in groups of three. Work in pairs. Work on your own.

Ø  Have you done your homework?

Ø  Fahrul isn’t here today. He is not well.

Ø  Have you got a pencil? Can I borrow your rubber? Can you lend me a rubber, please?

Ø  Ready? Let’s start. Asrul, you start.

Ø  What did you say Umar?

Ø  Just a moment. Wait a minute. Hold on a second.

➜ Classroom materials

Encourage the use of English when referring to classroom materials. They are a great source of new vocabulary for all content areas.

Ø  A sheet of paper. Has everyone got a sheet of paper?

Ø  The textbooks. Put your textbooks in your schoolbags.

Ø  The activity books. The activity books are on the shelf.

Ø  The workbook. Akram, collect in the workbooks, please.

Ø  A flashcard. The flashcards go in that box.

Ø  A poster. Help me stick this poster on the wall.

Ø  A dictionary. Do you need a dictionary?

Ø  Your picture dictionary. Draw it in your picture dictionary.

Ø  The calendar. Hang the calendar next to the door.

Ø  The weather chart. Let’s all look at the weather chart.

Ø  The chalk. A piece of chalk. The chalk is finished.

Ø  Some plasticine. Get some plasticine and make an animal.

Ø  The crayons. The crayons are Laura’s.

Ø  Felt tips. The felt tips are dry.

Ø  Coloured pencils. Colour it in with your coloured pencils.

Ø  A pair of scissors. Has anyone seen my pair of scissors?

Ø  Some pots of paint. The pots of paint are empty.

Ø  Paintbrushes. Clean your paintbrushes.

Ø  A rubber. There’s a rubber on the floor.

Ø  Glue. Pass the glue, please.

Ø  A piece of sellotape. Cut me a piece of sellotape, please.

Ø  A drawing pin. A tack. Careful, there’s a tack on the floor.

Ø  A stapler. Be careful with the stapler. Staples. Don’t touch the staples.

Ø  A ruler. A ruler is for measuring.

Ø  A cloth. Clean the table with the cloth.

Ø  The puppet. The puppet only speaks English.

Ø  The coloured rods. I can’t find the coloured rods.

Ø  A mask. Let’s make a mask.

➜ Giving instructions and asking for information

Instructions are one of the most important language functions in any bilingual setting.

Ø  Please repeat after me. Could you repeat that, please? First listen, and then repeat. Say it with me.

Ø  Give me some more examples, please.

Ø  Do you understand?

Ø  Vina, read the next sentence. Can you read this word?

Ø  Look at exercise two. Can you read the instructions, please?

Ø  Keep going.

Ø  Can you speak louder?

Ø  What does …. mean? Can you spell it, please? How do you spell … , please?
Ø  Is this correct?

Ø  Can you write it on the board, please?

Ø  What’s the English word for … ?

Ø  Could you repeat that, please? I’m sorry, I don’t understand.

Ø  What page are we on?

Ø  Shall I go on?

Ø  Can we play a game?

Ø  Can I see your exercises, please? Please do the following exercises.

Ø  Has anyone got a spare pen/ pencil/ rubber?

Ø  Let’s practise that again.

Ø  Who has finished?

Ø  Come here, please. Go back to your seat.

Ø  Look at the board.

Ø  Listen to the cassette. Listen to me.

Ø  Tell me the answer. Write the answers. Read the question.

Ø  Colour the picture. Cut it out. Draw a ... Point to the ...

Ø  Show me your work.

Ø  Put your pencils down.

Ø  Watch the video.

Ø  Say the whole sentence, please.

Ø  Say it again, please. Say it in English, please!

Ø  Say it more slowly.

Ø  Copy these words into your notebooks.

Ø  Don’t start yet! You can start now.

Ø  Come to the front, please.

Ø  Correct your partner’s work.

Ø  Put your hand up if you don’t understand. Put your hand up if you know the answer.

Ø  Fill in the gaps.

Ø  Match the words and the pictures. Match the words to the pictures.

Ø  Finish the exercise.

Ø  Do the crossword on page seven.

Ø  Look for the words. Unjumble the sentences.

Ø  Let’s play bingo/ hangman.

Ø  Can you all see?

Ø  Is that right?

Ø  Pull down the blinds, please. Turn off the tap. Flush the toilet and wash your hands.

Ø  Copy me. Follow me.

Ø  Fold the paper. Stick it on the poster. Put it on the wall.

Ø  Tie your shoe laces.

Ø  Wipe your nose! Blow your nose! Use a hankie!

Ø  Bless you!

Ø  Hurry up!

Ø  Hands up! Hands down!

➜ Controlling the class

These expressions are among the first that students learn and start using among themselves spontaneously. Learners like to take on the teacher’s role and control other classmates.

Ø  Please be quiet! Speak quietly! Can’t you speak more softly? No noise, please.

Ø  Stop chatting! Stop speaking! Whisper, don’t shout! Silence! Shut up, will you?

Ø  Please pay attention!

Ø  Don’t do that! Don’t touch! Put that away!

Ø  Calm down! Settle down! Sit still!

Ø  Darwin, stop bothering Kiky!

Ø  Stop playing with your pencil.

Ø  Stop talking and watch the video.

Ø  Stop talking and listen, please.

➜ Action games

Take the opportunity to play games outside the classroom. Playground language promotes the learning of social language.

Ø  Let’s go to the playground. Let’s go to the gym. Let’s go outside.

Ø  The basketball court. The football pitch.

Ø  The water fountain.

Ø  A bench.

Ø  Make two groups.

Ø  Stand in the middle.

Ø  Don’t cross the line. Stay behind the line. Get into line.

Ø  You’re in! You’re out!

Ø  Don’t cheat!

Ø  It’s not fair!

Ø  It’s your turn. It’s my turn.

Ø  Sit on the ground.

Ø  Stand side by side.

Ø  Stand face to face.

Ø  Stand back to back.

Ø  Skip!

Ø  Hop! Jump!

Ø  Turn around!

Ø  Take two small steps. Take two giant steps.

Ø  Walk like an Egyptian!

Ø  Shake your arms!

Ø  Wiggle your fingers/toes/bottom!

Ø  Tickle your tummy!

Ø  Pull your ears!

Ø  Nod your head!

Ø  Sit down! Stand up!

Ø  Cross your arms.

Ø  Lie on the mat. Sit cross-legged on the floor.

Ø  Kneel on the floor.

Ø  Make a circle.

Ø  Hold hands.

Ø  Wink your eye!

Ø  Snap your fingers!

Ø  Stamp your feet!

Ø  Freeze!

➜ Board games

Working co-operatively is a great way of making children talk and use the language while playing. Try to include board games in your weekly schedule and you will see how language grows in a natural way.

Ø  The board. A square.

Ø  A counter. A man.

Ø  Roll the dice!

Ø  Go forward/back two squares!

Ø  Miss a turn!

Ø  Take a card!

Ø  It’s your turn again.

Ø  Here you are!

Ø  Good luck!

Ø  Hard cheese, better luck next time!

Ø  Cheat!

Ø  We won!

➜ Card games

Card games are a great source of input as well as a wonderful way of working in groups.

Ø  A pack of cards.

Ø  Shuffle the cards! Deal out the cards!

Ø  Turn over a card! Put the card face down/up!

Ø  Snap!

Ø  Me! It’s my turn.

Ø  Teacher, Wardi’s cheating! Stop cheating!

➜ Songs

Needless to say most learners love singing songs in English. Why not accompany the songs with some extra expressions?

Ø  The first/second verse.

Ø  The first/last line.

Ø  The chorus.

Ø  Let’s sing a song!

Ø  Everybody join in.

Ø  Everybody together.

Ø  Just the boys. Just the girls!

Ø  Listen carefully.

Ø  Listen first, then sing.

Ø  Do the actions!

Ø  Copy me!
➜ Praise and correction

Instead of just ‘good’ and ‘not very good’ here are some more expressions you can use from the start when praising or correcting students’ work.

Ø  Brilliant! Excellent! Wonderful!

Ø  Good! Good job! Very good!

Ø  Great! Very well done!

Ø  Yes, that’s right. That’s it!

Ø  Nice work!

Ø  Yes! OK!

Ø  That’s not right, try again.

Ø  Not quite right, try again.

Ø  That’s nearly right. That’s better!

Ø  Today I’m happy/not very happy with you.

➜ Ending the class

Before your students leave get them ready for their next class and leave them with a positive message.

Ø  Stop working!

Ø  It’s time to go. It’s time for lunch. It’s break-time.

Ø  See you later! See you tomorrow. See you next week! See you on Monday!

Ø  Put away your things! Books away!

Ø  Clean up! Tidy up!

Ø  Put it in the bin, please!

Ø  Put on your jackets!

Ø  Clean the board, please.

Ø  You worked really well today.

Ø  We learned a lot today.

Ø  Goodbye!/ Bye-bye!/ Cheerio!

Ø  Enjoy your holidays! Have a nice weekend!

➜ And something else ...

These expressions offer an excellent opportunity to teach students how to use fun English naturally!

Ø  Couldn’t you drag yourself out of bed this morning?

Ø  Have you been playing truant?

Ø  Hey! Wake up, your head’s in the clouds!

Ø  Stop your moaning!

Ø  Watch what you are saying.

Ø  Wash your mouth out with soap!

Ø  Get your finger out!

Ø  Don’t be rude!

Ø  Wipe that silly smile off your face!

Ø  What’s so funny?

Ø  Stop acting the clown!

Ø  Don’t go bananas!

Ø  Don’t be a rotter!

Ø  Mind your own business!

Ø  This is a madhouse!

Ø  You’re driving me round the bend!

Ø  What’s all the racket about?